Selasa, 01 Desember 2015

CERPEN HARI HARI TERAKHIR

pagi yg cerah menyambut anak anak SMP Negri 02 jaya bangsayg sedang bersiap siap untuk apel pagi . selain apel pagi mereka juga mengadakan doa bersama untuk ujian nanti untuk memperlancancar semuanyadalam segala hal. Setelagh apel mereka langsung berdoa yg di pimpi n oleh guru agama ,semuanya berdoa dengan sungguh sungguh dan berjalan dengan hikmat tidak ku sangka air mataku jatuh begitu saja pada saat berdoa . Aku benar benar berdoa pada allah semoga semuanya berjalan dengan lancar tapi selain berdoa aku juga harus berusaha dan belajar dengan keras setelah selesai kamipun langsung pergi kekelas . "rani tadi kamu kenapa ? tanya firda penasaran , setelah selessai menyiapkan buku akupun menjawab pertanyaan yg di lontarkan firda padaku ."tadi akkkku .....terharu melihat semua berkumpul bersama" , " ooohhhh...terus kamu nangis ya tadi, ayo ngaku aja deh.." ih apaan sih kamu firda"" ngaku aja" firdapun menggelitiku sampai aku memeluk firda."kamu kenapa ran ?" aku memeluk firda dengan erat " aku takut fir!!" aku menjawab sambil terpatah patah . dan tidak terasa air mataku jatuh begitu saja pada pundak pirda."entah kenapa perasaanku jadi tidak enak begini aku merasa ada pirasat buruk menghampiriku" tapi aku menepis pirasat itu jauh jauh di pikiranku . tangan firda pun memegang kedua bahuku dan menatap mataku . " kamu takut kenapa ran?" tanya firda padaku sambil menatap begitu dalam. aku takut kita tidak bersama sama lagi seperti dulu " ih kamu apan sih ran , gk mungkin lah kita akan selalu bersama walaupun aku  tidak ada, aku akan tetap selalu di dalam hatimu ok..." , "maksud kamu apah fir, tidak ada? ," ohhh gk ada apa apa ko , iya maksud aku walaupun kita jauh kita selalu dekat kan," "iya fir . " jawaban firda tadi membuat aku penasaran walaupun dia mengelak aku yakin pasti ada yang di sembunyikann firda dariku tapi apa ya ...  . " woy melamun aja ayo masuk bel udah berbunyi tuh..." yaudah yuk " pikiran ku buyar ketika pirda mengejutkanku, aku pun lupa apa yg tadi pirda katakan . aku mengikuti langkah pirda yg mulai menjauh dariku.." setelah bel pulang berbunyi aku pulang bareng pirda ,aku selalu bersama dengannya akupun jarang bertengkar dengannya karena dia tau watak aku seperti apa.dia selalu mengalah dan tidak pernah memasalahkannya dia benar benar gadis yg tangguh dan tegar.

Rabu, 25 November 2015

semangat

hidup adalah pilihan jangan pernah menyianyiakan pilihan hidup dengan hal hal yang tidak berguna                 

hidup adalah tantangan jangan pernah menyerah untuk menghadapinya because tantangan adalah bagian dari hidupmu